Pemenang Lomba Foto HUT Ke-46 SIER & PIER

Peserta lomba foto SIER (Surabaya Industrial Estate Rungkut) dan PIER kali ini memang diikuti para jawara foto dan penggemar foto. Lomba foto PT. SIER kali ini diikuti 86 peserta umum dengan total 258 karya foto. Dipilih dalam dua tahap. Pertama, foto diseleksi secara aspek pictorial dan substansial. Babak penyisihan ini diperoleh sekitar 36 foto pilihan. Lantas dikurasi lagi hingga mendapatkan 14 foto terbaik.




            Pengambilan spot photo banyak terfokus di sekitar danau PT. SIER dan Jalan Rungkut Industri yang asri. Meskipun PT. SIER memiliki area yang menarik untuk diabadikan diluar area Persewaan SUIK, Kavling Tanah Industri, contractor & property maupun logistic. Area itu adalah pengelolahan air limbah, lapangan sepak bola, deretan pepohonan hijau dari arah dalam sungai. 
            Dari awal saya memprediksi perserta memotret hanya sekitar tempat itu saja. Kekawatiran saya peserta lomba terpusat memotret daerah sekitar kolam, Masjid Baiturrasaq SIER dan Jalan rungkut industry akhirnya benar terjadi. Hampir terdapat 40 foto yang mengabadikan masjid pinggir danau. Foto masjid diambil dengan berbagai macam foreground maupun refleksi. Tentu saja, mereka tidak berani mengambil resiko bila ditegur memotret di tempat yang dilarang. Saya memahami mereka melakukan pemotretan secara aman di area public ataupun disebabkan pengetahuan tentang PT. SIER, tidak terlalu banyak. Hingga banyak yang melewatkan memotret mengelolahkan limbah SIER maupun aktivitas lainnya. 
            Kebanyakan peserta lomba memotret kala matahari sedang terik, sehingga tidak nampak dimensi cahaya dah warna. Ada juga, baru hunting foto 1 hari sebelum foto dikumpulkan. Jelas, hasil fotonya penuh keterpaksaan. Sebenarnya, lomba foto itu tergantung peseta lomba menghasilan karya foto. Ketika foto peserta lomba biasa saja, maka hasil foto juara pun juga biasa.
            Sebagian besar tidak masuk dalam penentuan foto terpilih, karena memotretnya secara estetik kurang menarik, dan  substasinnya pun juga kurang menarik. Permainan komposisi, perpektif tidak ada. Dimensi bayangan/cahaya maupun warna tidak muncul. Ada juga fotografer mengambil momen ray of light(RoL) muncul diantara pohon, tapi tidak ada aktivitas atau kehadiran orang. 
            Ada contoh juga pemancingan itu sebenarnya foto menarik. Tapi di danau itu memang dilarang memancing. Jadi meskipun foto itu bagus, akhirnya jadi tersisih. 
Ada aktivitas bersih-bersih di area rungkut SIER, namun environment (suasana) tidak dihadirkan backgroundderetan pohon hijau. 
            Sedangkan untuk  foto PT. Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) memang sebagian saja masuk foto pilihan. Tempat ini memang secara ikonik kurang menarik. Taman masih belum tertata dengan indah. Ketika beberapa peserta lomba foto memotret Kawasan ini, ada yang berkeluh kesah pada saya lantaran ditegur pihak keamanan tidak boleh memotret. Beberapa foto tentang PT. PIER tidak masuk dalam foto terbaik. 
            Dalam lomba foto PT. SIER, kami memperbolehkan menggunakan DSLR, mirrorless dan drone. Awal diumumkan, tentu saja peserta lomba beranggapan yang menang didominasi drone. Saya jawab dengan kesepakatan bersama bahwa foto drone hanya menduduki pemenang ke-2 atau dibawahnya, kecuali memang tidak ada foto DLSR/mirrorless yang menarik. Jadi bila dilihat juara 1 (menggunakan DSLR) dan juara 2 (menggunakan drone). Secara substansial foto juara 2 layak jadi juara 1, karena pengambilan landscape nya mendukung dengan kehadiran ikon kantor SIER terlihat, dikuatkan latar belakang gunung Arjuno. Tapi, sesuai dengan kesepakatan tetap memilih foto masjid dengan foreground bambu dan refleksi masjid di danau, dipilih waktu pagi hari setelah fajar. Kekuatan ikonitas, jelas lebih tertuju kantor SIER dibanding Masjid. Tentu, peserta lomba foto SIER memilih masjid, lantaran dekat danau dan bagus untuk refleksi. Sementara kantor SIER nya tampilannya biasa. Saya mengajukan pemengnya  tetap masjid, walaupun seperti ada kecenderungan dengan religi kepada panitia. Tapi, masjid kan milik PT. SIER dan didukung deretan bagunan lain, sedangkan danau adalah hasil pengelolahan PT. SIER juga, termasuk bisa menjaga kelestarian alamnya. 
Maka pemenangnya adalah:
Juara 1 : Priyono, Jl Jiwan Karangnongko, Klaten
Juara 2 : M.Khoirur Roziqin, Jl.Gotong Royong Babat - Lamongan
Juara 3 : Edoniar Jery Pratama, Jl. Tambak Sari Rangkah Surabaya
Juara Harapan 1 : Herly Djuniarto, Jl. Manyar Sambongan Kertajaya, Gubeng, Surabaya
Juara Harapan 2 : Jois Riatno, Jl, Rungkut Harapan Kalirungkut, Surabaya
Juara Harapan 3 : Devi Lesaldo Yuliarianto, KP. Purwodinatan. Semarang Tengah.







Juri lomba foto PT. SIER 
Dr. Yuyung Abdi

Post a Comment

0 Comments